Peluang Usaha Franchise 2017 Tela-Tela

Ide Peluang Bisnis Rumahan 2016

Usaha Franchise Tela-Tela

Usaha Franchise tela – tela,belakangan memang pernah mengalami booming bisnis terbaru yang luar biasa. Idenya sederhana saja, yaitu mengolah makanan singkong goreng menjadi makanan yang enak dan disukai banyak orang. Siapa yang menyangka singkong yang selama ini kita anggap makanan yang biasa-biasa saja dapat diubah menjadi sebuah peluang bisnis yang dapat membuka lapangan pekerjaaan bagi banyak orang. Nama franchise untuk makanan yang satu ini yaitu “ franchise Tela-Tela “

usaha-franchise-tela-tela

Nah, salah satu nama bisnis ini franchise “Tela-Tela Fried Cassava”. Sejarah bisnis tela-tela berawal dari sebuah gerobak kecil, di  tambakbayan, sebuah desa kecil di pinggiran kota Yogyakarta. Bisnis ini beroprasi pertama kali pada tanggal 24 september 2005 dengan menjual jajanan dengan berbahan dasar singkong mirip dengan frenchfries,yang sering juga di sebut jogjafries. Ternyata, respons yuang sangat baik menjadikan tela-tela menjadi makanan favorit di Yogyakarta pada tahun 2006.”

Setelah mencermati prospek bisnis sederhana tetapi sangat profitable ini, maka para pendiri mencoba membuka dua outlet lagi di jalan wonocatur No. 31 dan di ruko babarsari plaza. Pertengahan tahun 2006, banyak sekali para peminat usaha ini untuk bergabung. Karena Yogyakarta adalah kota yang sangat plural, maka perkembangan tela-tela pun merambah seluruh nusantara. Bisnis ini terus berkembang sampai sekarang, hingga menjadi sebuah usaha waralaba yang sangat prospek untuk dikembangkan.

Melihat tren bagus tersebut, maka pendiri usaha ini akhirnya resmi menawarkan pola kerja sama model franchise ( business opportunity ) per februari 2006. Dalam setahun jumlah gerobak penjual tela-tela sudah mencapai 700-an gerobak di seluruh Indonesia. Sekarang, jumlah gerobaknya sudah mencapai 1.600-an. Jika rata-rata omzet per gerobak 2,5 juta rupiah, maka omzet per bulannya bisa mencapai sekitar 4 miliar. Sungguh penghasilan yang luar biasa, buakan?

Tentu saja, uang tersebut tidak semuanya masuk ke kantong mereka, karena system yang di jalankan, juga kerja sama, ada hitung-hitungan bagi hasil. Namun, apapun namanya, bisnis singkong yang mereka jalankan memang luar biasa. Maka, tidak heran jika pada tahun 2008-2009 lalu, bisnis ini meraih Dji Sam Soe Award.

Sebenarnya andapun juga bisa membuka bisnis ini melalui system waralaba. Untuk isvestasi usaha, dibagi menjadi tiga tipe outlet. Tipe yang pertama memerlukan investasi sekitar 5 juta rupiah, sedangkan tipe yang kedua membutuhkan investasi 6 juta rupiah, yang membedakan adalah bentuk dari outlet-nya, sedangkan yang terakhir adalah konsep indoor dengan biaya investasi 12 juta rupiah

Selain itu, anda juga dapat membuka usaha franchise tela-tela jenis ini secara mandiri. Namun ada hal penting yang harus diketahui, yaitu di mana anda mendapatkan bumbu taburnya. Memang, banyak sekali penjual bumbu tela-tela yang di tawarkan kepada anda. Akan tetapi, apakah dari segi rasa yang enak dan harganya lebih murah atau justru mahal? Yang jelas, siapapun penjual, mereka adalah tangan ketiga dari agen penyalur, dan kita adalah orang keempat yang menerima bumbu tersebut sehingga harganya tentu lebih mahal. Akan berbeda jika anda membeli Dari produsennya secara langsung. Selain rasa, harganya juga terjangkau, sehingga modal untuk membeli bumbu bisa digunakan untuk menambah untung. Oleh sebab itu, jika anda ingin membuka usaha mandiri tanpa system waralaba, poin penting ini harus anda ketahui. Selain itu, anda harus tahu cara membuatnya.

Cara membuat tela-tela

Sebenarnya, membuat jajanan ini tidak terlalu sulit asal tahu resepnya. Jika belum tahu, ikuti langkah berikut ini dengan menyiapkan bahan-bahan sebagai berikut:

  • 1 kg singkong,
  • Bumbu kentang goreng ( barbeque, balado, dan lain-lain )
  • Garam secukupnys
  • 2 sendok makan gula pasir
  • 1 sendok makan tepung beras
  • Air secukupnya.

Setelah bahan-bahan terkumpul, maka siap untuk mengolah. Pertama,kupaslah singkong dari kulitnya sampai bersih. Setelah bersih, rebuslah dengan air, beri garam secukupnya,  dan tunggu sampai 20 menit. Kemudian, angkatlah singkong dari air tersebut untuk kemudian dipotong-potong kecil sesuai selera yang di inginkan. Singkong yang sudah di potong-potong tersebut kemudian di goreng. Sambil menggoreng, siapkanlah bumbu seperti barbeque pada wajan yang lain. Lalu campur bumbu kentang, gula, tepung beras beri air 100 ml. adonan bumbu diaduk di atas api kecil sampai agak mengental lantas api dimatikan.

cara-membuat-tela-tela

Kedua, singkong yang telah di campur tadi kemudian dicampur dengan bumbu yang sudah kental tadi lalu di aduk sampai rata. Setelah itu, panaskan di atas api sampai bumbu kering dan tercampur rata. Jika sudah tercampur semua, angkat, dan tela-tela siap untuk di sajikan.

Similasi Usaha Tela-Tela

Usaha tela-tela melalui system waralaba memang menggunakan modal yang cukup besar, yaitu antara 5 juta rupiah sampai 12 juta rupiah tergantung dari tive investasi yang di inginkan. Meski demikian, selain harus mengeluarkan uang dengan jumlah yang tidak sedikit, tetapi sang investor akan mendapat sejumlah fasilitas, seperti mini counter, cooking set, seragam outlet, iklan dan perlengkapan promosi, training pengolahan outlet,paket penjualan perdana, buku manual tela-tela, serta dukungan system, produk, serta pemasaran. Bahkan, semua peralatan itu bisa dimiliki dalam masa tertentu sesuai dengan perjanjian yang telah disepakati. Kemudian, di luar investasi awal, ada fee setiap bulannya, yautu 3% dari keuntungan dagangnya.

Simulasi Pendapatan Mitra Tela-Tela Perbulan.

1.    Investasi Awal                    Rp 8.000.000,00

2.    Pengeluaran
Harga pokok bahan
( 50 pkt x 30 hari x Rp 4.000,00 )         Rp 6.000.000.00
Royalty fee                    Rp     500.000,00
Sewa Tempat                Rp     450.000,00
Gaji Karyawan                 Rp     700.000,00

Total Biaya Operasional              Rp 7.650.000,00

3.    Omzet
( 50 pkt x 30 hari x Rp 7.000,00 )        Rp 10.500.000,00

4.    Keuntunghan
( Rp 10.500,00 – Rp 7.650.000,00 ) Rp 2.850.000,00
Atau, dengan mencari perhitungan berapa keuntungan
Per bungkusnya ( return of investment ).

a.    HPP ( Harga Pokok Penjualan )
Ketela                Rp 1.500,00
Bumbu                  Rp     700,00
Minyak                 Rp     500,00
Gas                    Rp     200,00
Dus                   Rp     400,00
Lain-lain                Rp     200,00

TOTAL                Rp 3.500,00

b.    Jadi, keuntungan rata-rata per-porsi adalah harga jual dikurangi hpp ( Rp 7.000,00 – Rp 3.500,00 ) = Rp 3.500,00

Demikian info tentang usaha franchise tele-tela ini saya buat,muda mudahan artikel tersebut membantu anda untuk menentukan peluang usaha yang sangat menjanjikan dan sangat mudah untuk dicoba, dan mungkin bagi anda yang ingin menjelajahi lebih jauh tentang bisnis franchise , silahkan baca artikel kami tentang Tips Jitu Meningkatkan Customer Service Untuk Bisnis Frachise

Ide Peluang Usaha Rumahan 2016
Anda sedang membaca Artikel tentang »

Peluang Bisnis Grosir Rumahan 2017 modal kecil yang dapat dilakukan ibu rumah tangga dan usaha sampingan karyawan mahasiswa yaitu Bisnis Baju Murah 5ribu (Belum banyak Saingan !!! ).

Untuk mendapatkan harga murah grosir langsung dari pabrik, Silahkan datang langsung ke alamat kami di :
Perum Delta Sari Baru - Jalan Delta raya utara No.18 Sidoarjo Surabaya Jawa Timur
hubungi kami segera di 085772215758


Gabung dengan komunitas bisnis murah di facebook kami, untuk mendapatkan informasi update promo produk bisnis.
facebook delta grosir
Peluang Bisnis 2016 surabaya

Kategori Artikel Bisnis Lainnya :

  • Bisnis Menjanjikan
  • Bisnis Modal Kecil
  • Bisnis Online
  • Bisnis Rumahan
  • Bisnis Sampingan
  • Bisnis Tahun 2017
  • FOLLOW US

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *