Cara Sukses Bisnis Pulsa Di Tahun 2017

Pada zaman sekarang , handphone sudah menjadi kebutuhan primer bagi setiap orang . Kita tidak bisa meninggalkan ponsel .Entah di dalam genggaman tangan maupun kantong , kita selalu membawa benda yang satu ini ke mana-mana . Meningkatnya penggunaan telpon genggam selaras dengan peningkatan penggunaan pulsa. Oleh sebab itu , peluang bisnis isi ulang pulsa sangat menarik untuk digeluti . Caranya pun sangat mudah . Anda hanya perlu melakukan konfirmasi jual beli melalui ponsel jika sudah memiliki deposit atau simpanan pulsa dari agen nya. Berikut kami paparkan analisa dan cara sukses bisnis pulsa di tahun 2017 ini.

keuntungan usaha pulsa

PERSIAOPAN MEMULAI BISNIS

* Mendatangi kantor cabang operator atau agen pulsa yang menyediakan berbagai macam pulsa isi ulang , voucher elektronik, ataupun kartu perdana .
* Mulailah menawarkan jasa isi ulang pulsa ke orang2 terdekat .

STRATEGI BISNIS

* Berikan harga yang lebih murah dari pesaing sejenis.
* Buatlah papan nama yang memberikan informasi jelas tentang bisnis anda . Letakan papan nama tersebut di tempat yang mudah terlihat oleh orang-orang yang berlalu-lalang
di sekitar rumah anda.
* Lengkapi bisnis anda dengan menjual berbagai aksesori ponsel.

HAMBATAN BISNIS

usaha jual pulsa di rumah

* sudah banyak pesaing yang menjalanka bisnis pulsa ini .Ambil dan modifikasi kelebihan pesaing.
* Gangguan operator pada saat pengiriman pulsa akan mengakibatkan komplain dari konsumen.

TIPS SUKSES

* Menjaga kepercayaan yang telah di berikan .
* Mendengarkan masukan dari konsumen .
* Mengembalikan uang konsumen bila pulsa yang di kirim tidak kunjung datang .

ANALISIS BISNIS

Investasi Awal

* Meja 1 buah Rp 400.000,00
* Kursi 2 buah Rp 100.000,00
* Etalase 1 buah Rp 1.000.000,00
* Telepon selular 2 buah Rp 1.500.000,00
* Biaya cadangan Rp 10.000.000,00
Total Investasi Awal (Ia) Rp 13.000.000,00

Biaya Oprasional

* Listrik Rp 150.000,00
* Biaya penyusutan peralatan Rp 81.000,00
* Stok deposit pulsa Rp 6.000.000,00
Total Biaya Oprasional (Bo) Rp 6.231.000,00

Analisis BEP ( Break Even Point )

* Omset (O) Rp 7.500.000,00
* Total Biaya Oprasional (Bo) Rp 6.231.000,00

Laba = O-Bo
BEP = Ia : Lb = 10,2 bulan

ASUMSI

* Disesuaikan total penjualan per hari Rp 250.000,00. Jadi, omset per bulan sebesar Rp 7.500.000,00.
* Masa manfaat aset per bulan adalah 3 tahun (36 bulan), beban penyusutan perbulan jika nilai residu Rp 100.000,00 adalah sebesar ( Rp 3.000.000,00 – Rp 100.000,00 )
: 36 di bulatkan menjadi Rp 81.000,00 per bulan .

Demikian cara dan analisa yang kami sajikan bermanfaat untuk pembaca sebagai gambaran awal ketika anda ingin memulai bisnis ini. silakan simak ulasan tips merintis bisnis foto pra wedding yang juga akan bermanfaat untuk anda sekalian. terimakasih selamat berbisnis dan sukses selalu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *